RSS

Telling or Sharing

01 Dec

Ada kecenderungan manusia untuk selalu lebih dari orang lain : lebih baik, lebih pintar, lebih kaya, lebih terhormat, lebih santun, dan sebagainya. Kecenderungan untuk lebih dari orang lain itulah kemudian yang seringkali dimanfaatkan oleh berbagai iklan.

Perhatikan kalimat-kalimat dari berbagai tips, rekomendasi, dan berbagai penawaran pelatihan (training).

  • “Seni Memotivasi Tim Anda”
  • “Seni Untuk Menjadi Pemimpin Yang Visioner”
  • “Seni Untuk Mempengaruhi dan Meyakinkan Orang Lain”.

Terhadap ketiga “kalimat seni” tersebut saya bertanya-tanya : bagaimana orang dapat memotivasi orang lain kalau memotivasi dirinya sendiri tidak bisa; bagaimana orang dapat memimpin orang lain kalau memimpin dirinya sendiri tidak bisa; dan bagaimana orang dapat meyakinkan orang lain kalau dirinya sendiri tidak pernah pe-de (percaya diri).

Menempatkan diri “lebih” dibandingkan orang lain adalah kesombongan, dan kesombongan adalah salah satu sumber dari kejahatan.

Pada awalnya Qabil dan Habil adalah manusia baik-baik. Maklum, babe mereka adalah Nabi Adam A.S. Qabil punya saudari kembar yang bernama Iqlima, dan Habil punya saudari kembar yang bernama Lubuda. Iqlima berparas lebih cantik ketimbang Lubuda.

Nabi  Adam A.S. mendapat petunjuk dari Allah SWT untuk menikahkan kedua putranya, Iqbal akan dinikahkan dengan Lubuda, dan Habil akan dinikahkan dengan Iqlima. Keputusan tersebut ditolak Qabil yang menurutnya lebih pantas menikah dengan saudari kembarnya sendiri Iqlima yang lebih cantik. Singkat cerita, untuk memuluskan kemauannya, Qabil membunuh Habil.

Angkuh, Iri, Dengki, dan Sombong (AIDS) telah menuntun sikap dan perilaku Qabil. Betapa besar (dan berbahaya) pengaruh dan akibat yang ditimbulkan AIDS terhadap hati manusia.

Masyarakat di manapun di dunia mendambakan kemerdekaan, persamaan, dan persaudaraan. Perbedaan hanya dalam istilah bahasa yang digunakan. Orang Perancis menyebutnya sebagai Liberté, égalité, fraternité. Orang Inggris menyebut ketiganya sebagai Liberty, equality, fraternity. Sementara orang Jerman menyebut ketiganya dengan istilah Freiheit, Gleichheit, Brüderlichkeit. Subtansinya tetap sama, hanya berbeda istilah.

Saya lebih suka menggunakan istilah sharing daripada telling. Dalam sharing tidak ada superordinasi dan subordinasi, semua pihak “duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi”. Sementara dalam telling, ada situasi salah satu pihak lebih tinggi dan pihak lain lebih rendah.

Lebih penting lagi adalah kesadaran memahami bahwa setiap benda selalu mengandung dua hal, yaitu energi (positif dan negatif) dan informasi. Dalam pandangan subyektif saya, sharing lebih mengandung energi positif dan telling lebih menebarkan energi negatif.

Dalam proses penyucian hati agar tetap dalam kondisi sesuai fitrahnya (suci, tenang dan ikhlas), kata sharing lebih tepat digunakan. Tidak ada seorang pun yang mengetahui tingkat kesucian hati masing-masing. Manusia hanya mengetahui, bahwa ia (sendiri atau bersama-sama orang lain), sedang dalam proses penyucian diri.

Setiap orang mungkin memiliki alat dan metode yang berbeda untuk mensucikan hatinya. Demikian pula pengalaman “jatuh bangun” mensucikan hati.  Pengalaman masing-masing orang itulah yang disharing, bukan telling (dalam konteks mengajari orang lain).

Di hadapan Allah SWT, perbedaan manusia adalah tingkat ketakwaan. Tidak ada satupun manusia yang mengetahui tingkat ketakwaannya. Manusia juga tidak mengetahui apakah alat, metode dan proses yang ditempuhnya sungguh-sungguh efisien dan efektif mengantarkannya ke derajat ketakwaan. Tidak ada yang bisa telling (baca : mengajari) orang lain bagaimana caranya bertakwa. Tetapi setiap orang, tanpa memandang status sosial ekonomid dan latar belakangnya, dapat sharing pengalamannya menuju ketakwaan.

Tampak Siring, 10 Februari 2012

 
Leave a comment

Posted by on December 1, 2013 in Body | Mind | Soul

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: